Shilatul Ukhuwah Keluarga Besar SD Al Irsyad 02 Cilacap

Shilatul Ukhuwah Keluarga Besar SD Al Irsyad 02 Cilacap

Kegiatan shilatul ukhuwah keluarga besar SD Al Irsyad 02 Cilacap diselenggarakan pada Ahad, 6 April 2025 bertempat di Perum. Rinenggo Asri kediaman Ust. Santi.

Hikmah silaturahmi disampaikan oleh Ust H. Jumino, S.Pd.I dengan mengulas kembali kenangan ramadhan yang baru saja lewat. Kita mengaku sebagai orang yang bertaqwa boleh saja. Tetapi jangan melampaui batas dalam menyambut idul Fitri. Makanan, minuman, pakaian sah sah saja guna menyambut idul Fitri.

Ciri-ciri orang bertaqwa hasil akhirnya adalah terbentuknya Akhlakul Karimah. Wujud yang Dawam, terus menerus. Kalau kita renungkan tulisan yang ramai tersebar saat idul Fitri. Sesuai Al hasyr ayat 10, datanglah kelompok Muhajir dan Anshori, yang berdoa satu yang lain.

Sahabat bertahniah dengan berdoa taqobbalallohu minna waminkum. Agar ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Doa agar ibadah kita dan saudara kita diterima oleh Allah ta'ala. Doa yang sesungguhnya dapat diamalkan kapan saja dimana saja. Tidak terbatasi.

Dan doa adalah perintah, berdoalah, Allah ta'ala akan mengabulkan. Mendoakan saja adalah ibadah. Jika kita tidak mau mendoakan maka sulit bagi kita mengamalkan ibadah yang lebih berat. Karena berdoa adalah ibadah yang ringan. Adapun mendoakan orang lain akan kembali kepada yang berdoa.

Nabi bersabda doa seorang muslim untuk saudaranya sangat manjur, disamping kita ada malaikat yang mengamini doa tersebut, aminnya malaikat pasti diijabah oleh Allah SWT. Bahkan malaikat juga berkata "walaka bi mitslin" artinya untuk kamu juga yang sama (seperti yang kamu mintakan).

Tetapi koreksi saat ada orang meninggal dunia kita umumnya mendoakan Khusnul khatimah. Sebetulnya doa ampunanlah yang lebih tepat. Saat abu Salamah r.hu meninggal, nabi mendoakan keampunan bukan doa Khusnul khatimah. Karena orang yang sudah meninggal sudah selesai beramal, maknanya bahwa doa Khusnul khatimah lebih tepat bagi yang masih hidup.