Pemetaan Aset Sekolah
Selasa, 19 November 2024 pukul 14.30 CGP atas nama Nur Izza Rufaida, S.Si melakukan tugas pendampingan individu ke 6 "pemetaan aset sekolah". Ibu Nur Izza selaku calon guru penggerak yang bertugas sebagai walikelas melaksanakan kegiatan di ruang kelasnya yaitu kelas VA. Nampak hadir sebagai peserta, ada kepsek, guru, siswa, walimurid, pengurus komite, dan juga tokoh masyarakat.
CGP ibu Izza memaparkan materi pemetaan aset yang dimiliki sekolah dan mengajak berdiskusi para peserta yang hadir. Bahwa aset yang dimiliki sekolah ada 7 jenis, diantaranya modal manusia, sosial, sarana fisik, finansial, agama/budaya, politik, dan alam.
CGP berkolaborasi untuk mengidentifikasi dan menentukan strategi pemanfaatan aset. Bapak Marsana, S.Pd selaku tokoh masyarakat menyampaikan masukannya terkait aset modal alam. Perlu memanfaatkan lahan yang belum produktif menjadi lebih produktif, misalnya lahan kosong bisa dijadikan lokasi hortikultura. Bisa juga dengan model tumpangsari, ember dimodifikasi, diisi air untuk memelihara ikan, airnya bisa dimanfaatkan untuk menanam sayur dengan sistem hidroponik.
Pengurus komite menyarankan pemanfaatan perpustakaan sebagai wahana belajar siswa dan masyarakat. Kepsek juga menambahkan perlunya iklan/promosi bahwa perpustakaan sekolah juga melayani masyarakat. Misal dengan mengelilingkan buku-buku perpustakaan dan melakukan layanan peminjaman kepada masyarakat umum disekitar sekolah.
CGP ibu Izza menginventarisir masukan-masukan sebagai inspirasi dalam pemanfaatan aset sekolah yang ada. Usulan tokoh masyarakat terkait pemanfaatan lahan produktif disambut baik oleh CGP yang akan merencanakan sebagai ide kegiatan P5 bagi siswanya. Kesimpulan dari CGP menjadi penutup kegiatan pemetaan aset sekolah.